Search

THE IMPACT OF TECHNOLOGY INNOVATION FOR INTERNAL AUDIT

Perkembangan teknologi bergerak sangat cepat, teknologi baru muncul setiap saat, teknologi-teknologi baru seperti blockchain, artificial intelligent dan internet of thing (IoT) dikenal dengan istilah emerging technology. Teknologi tersebut mempengaruhi proses bisnis perusahaan yang secara tidak langsung berdampak kepada fungsi audit internal perusahaan. Munculnya pandemi Covid-19 juga mengakibatkan terjadinya percepatan transformasi digital, seluruh sistem menjadi berbasis daring dan banyak kegiatan mengandalkan aplikasi untuk menhindari kontak fisik secara langsung. Sayangnya kedua hal tersebut belum diimbangi dengan peningkatan keterampilan auditor di bidang teknologi informasi. Survei terbaru yang dilakukan oleh PWC menyebutkan bahwa hanya 19 dari 100 perusahaan yang menyatakan “digitally fit” dalam menghadapi perubahan digital (digital disruption).

Secara historis, audit internal terbagi menjadi audit teknologi dan audit non-teknologi yang berakibat terpisahnya audit teknologi dari sisi bisnis. Kondisi saat ini mengharuskan teknologi dan bisnis makin selaras dan terintegrasi karena seluruh proses bisnis sangat bergantung kepada teknologi sehingga tidak mungkin melakukan audit tanpa mempertimbangkan risiko teknologi, proses dan pengendaliannya.

Dampak lain dari penerapan teknologi adalah munculnya ancaman keamanan di dunia cyber (cybersecurity). Auditor internal mendapatkan tugas tambahan untuk melakukan reviu secara periodik atas area teknologi informasi yang rentan terhadap risiko keamanan cyber seperti prosedur dan kebijakan cybersecurity, manajemen akses, keamanan infrastruktur teknologi, keamanan penyimpanan data di cloud dan patching atas keamanan perangkat lunak. Kerentanan tersebut biasanya tidak teridentifikasi pada saat aktifitas operasional TI berlangsung karena kurang memadainya kemampuan dan kecerdasan cyber dalam fungsi audit internal.

Tema pelatihan ini dipilih karena diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kompetensi auditor di bidang teknologi informasi khususnya teknologi terbaru (emerging technology) dan percepatan penerapan teknologi akibat munculnya pandemi Covid-19 serta dampaknya terhadap audit internal sehingga auditor dapat melaksanakan tugas audit maupun penjaminan di lingkungan berbasis teknologi yang terus bergerak maju. Dengan semakin banyaknya teknologi baru yang diintegrasikan ke dalam semua aspek bisnis, maka auditor internal harus dapat memelihara independensi dan fokus pada bisnis sambil terus meningkatkan digital literasi.