KAI 2026 Sukses Digelar: 669 Insan Audit Internal Serukan “Governance 5.0” di Era Kecerdasan Buatan

YPIA – Yogyakarta, Konferensi Auditor Internal (KAI) 2026 resmi ditutup pada hari Kamis, 9 Juli 2026, di Hotel Alana & Convention Center, Yogyakarta, setelah dua hari penuh menghadirkan diskusi strategis, prosesi wisuda sertifikasi, dan sejumlah tonggak baru bagi profesi audit internal Indonesia. Mengusung tema “Governance 5.0: Redefining Board Oversight and Internal Audit in a Digital-First Era”, konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) ini dihadiri 669 peserta — terdiri dari pimpinan organisasi, Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, auditor internal, regulator, akademisi, hingga praktisi tata kelola dan teknologi dari berbagai sektor.

Governance 5.0: Kepercayaan sebagai Fondasi Utama

Setelah mengikuti rangkaian keynote speech, general session, panel discussion, dan forum diskusi selama dua hari, seluruh peserta konferensi menyepakati satu benang merah: tantangan terbesar organisasi ke depan bukan sekadar menguasai teknologi, melainkan memastikan teknologi digunakan secara bertanggung jawab — melalui tata kelola yang baik, kepemimpinan yang berintegritas, dan pengambilan keputusan yang akuntabel.

Dari forum inilah lahir konsep Governance 5.0, sebuah paradigma tata kelola yang memadukan kepemimpinan visioner, pemanfaatan Artificial Intelligence secara bertanggung jawab, pengelolaan risiko yang adaptif, keamanan siber yang tangguh, budaya integritas yang kuat, serta fungsi Internal Audit yang mampu memberikan assurance, insight, foresight, dan strategic advice bagi organisasi.

“Teknologi akan terus berkembang, namun kepercayaan tetap menjadi fondasi utama keberhasilan organisasi. Artificial Intelligence memerlukan tata kelola, tata kelola memerlukan integritas, dan integritas akan melahirkan kepercayaan. Itulah esensi Governance 5.0.” — Pernyataan Konferensi KAI 2026

Sebagai penutup rangkaian acara, peserta menyepakati Kesepakatan Yogyakarta 2026 — komitmen bersama untuk mendorong terwujudnya organisasi Indonesia yang berintegritas, adaptif terhadap teknologi, bertanggung jawab dalam pemanfaatan AI, tangguh menghadapi ancaman siber, serta membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang baik. Konferensi juga merekomendasikan kepada pemerintah, regulator, dunia usaha, BUMN, perguruan tinggi, dan asosiasi profesi agar bersama-sama mempercepat penerapan AI Governance, Cyber Governance, dan Ethical Governance.

Milestone Strategis: Konsorsium Auditor Internal Indonesia & Exposure Draft SAII

Salah satu momen paling bersejarah dalam KAI 2026 adalah Deklarasi Pembentukan Konsorsium Auditor Internal Indonesia, hasil kolaborasi enam organisasi profesi — Perkumpulan Auditor Internal Indonesia (PAII), ACFE Indonesia, Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB), Asosiasi Auditor Internal (AAI), Forum Komunikasi Satuan Pengawasan Intern (FKSPI), dan YPIA — yang didukung penuh oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG).

Dari konsorsium ini, diluncurkan Exposure Draft Standar Audit Internal Indonesia (SAII), adaptasi yurisdiksional dari Global Internal Audit Standards yang dirancang tetap mempertahankan prinsip-prinsip global sekaligus relevan dengan sistem hukum dan praktik tata kelola di Indonesia. SAII diharapkan menjadi rujukan nasional pertama bagi profesi audit internal Tanah Air.

Dua Hari Penuh Makna

Hari pertama (8 Juli 2026) dibuka dengan opening ceremony yang spektakuler, sambutan Dr. Ardan Adiperdana, Ak., MBA., CA., CFrA., FCMA., QIA., QGIA (Ketua Pembina YPIA), Deklarasi Konsorsium, serta launching Exposure Draft SAII, dilanjutkan dengan pemberian QIA Kehormatan kepada dua Pembina YPIA, Drs. Syaiful Amir, SE, Ak dan Prof. Dr. H. Moermahadi Soerja Djanegara. Sesi keynote oleh Gita Wirjawan (Menteri Perdagangan RI 2011–2014) menjadi salah satu puncak acara, disusul prosesi wisuda lima sertifikasi profesi — QIA, QGIA, QHIA, PQIA, dan CPIA — bagi 246 wisudawan baru, general session bersama Prof. Hammam Riza (Ketua Umum KORIKA & IATI), panel discussion bersama Laksamana Sukardi dan Aisha Rasyidila Kusumasomantri, peluncuran buku “Beyond Compliance” oleh Dr. Hery Subowo, hingga sesi track paralel.

Hari kedua (9 Juli 2026) menghadirkan general session bersama Ahmad Hidayat (Danantara Indonesia), panel discussion bersama Teguh Widhi Harsono (PLN Nusantara Power) dan Deni Hendra Permana (Bank Mandiri), penyerahan Relisensi LSP LPK CIAR-YPIA 2026–2031 dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), panel discussion bertema risiko siber bersama Ishfihana Hafny Noer, Yulianto Setiawan, dan Taufikurrahman, general session bersama Dr. Nyoman Adhi Suryadyana (Anggota I BPK RI), serta sesi one-on-one discussion bersama Dr. Ir. Ira Puspadewi, MDM (Direktur Utama ASDP Ferry Indonesia 2017–2024) yang turut menjadi salah satu sesi favorit peserta. Rangkaian ditutup dengan penyampaian Rumusan, Rekomendasi & Pernyataan KAI 2026 dan Executive Communique KAI 2026 oleh perwakilan peserta KAI, konferensi pers, serta sesi apresiasi kepada seluruh peserta.

Ucapan Terima Kasih

Kesuksesan KAI 2026 tidak terlepas dari dukungan luar biasa seluruh pemangku kepentingan. Atas nama Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) dan Panitia Pelaksana KAI 2026, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada:

  • Seluruh peserta dan wisudawan — 581 auditor internal, alumni, akademisi, dan praktisi dari berbagai instansi di Indonesia, yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi aktif sepanjang dua hari penuh.
  • Para narasumber, moderator, dan pembicara utama, termasuk Gita Wirjawan, Prof. Hammam Riza, Laksamana Sukardi, Aisha Rasyidila Kusumasomantri, Sarjono, Teguh Widhi Harsono, Deni Hendra Permana, Dr. Nyoman Adhi Suryadyana, Dr. Ir. Ira Puspadewi, serta seluruh pembicara sesi track dan panel, atas wawasan dan inspirasi yang dibagikan.
  • Mitra dan sponsor, khususnya PT PLN (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Pertamina (Persero), PT PLN Nusantara Power, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, dan PT DAM; beserta seluruh mitra partisipasi lainnya, dan UMKM lokal Yogyakarta yang turut memeriahkan area pameran.
  • Enam organisasi profesi pendiri Konsorsium Auditor Internal Indonesia — PAII, ACFE Indonesia, IAIB, AAI, FKSPI, dan YPIA — beserta Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), atas kolaborasi mewujudkan Exposure Draft SAII.
  • Panitia pelaksana, dan Pihak-Pihak Pendukung penyelenggaraan KAI 2026.

Melalui hasil dan capaian KAI 2026 ini, YPIA berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi penguatan tata kelola organisasi Indonesia — menuju organisasi yang makin adaptif, berintegritas, inovatif, berdaya saing, dan dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan.

Sampai jumpa di SNIA 2026, Bali.

Download

Rumusan, Rekomendasi & Pernyataan KAI 2026

Executive Communique KAI 2026

Galeri KAI 2026