Strengthening Internal Audit with IT Fundamentals (SAIF)

Dalam era globalisasi, organisasi dituntut untuk menjalankan bisnis dengan lebih efektif dan efisien melalui pemanfaatan information technology (IT). Sistem komputer menjadi bagian integral dalam aktivitas operasional harian, menghasilkan informasi yang krusial untuk mendukung pengambilan keputusan dan membangun keunggulan kompetitif.

Perubahan ini membawa implikasi signifikan bagi auditor internal. Pengujian transaksi secara manual tidak lagi relevan, sehingga dibutuhkan teknik baru yang memanfaatkan teknologi untuk mengumpulkan dan menguji bukti audit. Inilah yang dikenal sebagai computer-assisted audit techniques (CAATs).

Penting untuk membedakan antara CAATs dan IT Audit. CAATs dapat diterapkan pada berbagai jenis audit sebagai teknik berbantuan komputer, sementara IT Audit berfokus pada infrastruktur, sistem, dan tata kelola teknologi informasi. Pemahaman ini menjadi krusial agar auditor dapat menyesuaikan pendekatannya sesuai dengan objek audit.

Penguasaan IT Audit menuntut auditor untuk memiliki pemahaman tambahan mengenai komputer, pengolahan data berbasis database, hingga kerangka kerja tata kelola TI seperti COBIT dan ITIL. Kemampuan ini memungkinkan auditor tidak hanya lebih produktif, tetapi juga mampu menguji seluruh populasi data sehingga menghasilkan bukti audit yang lebih komprehensif.

Dengan tampilan hasil audit yang lebih analitis dan visual, IT Audit memberikan nilai tambah yang signifikan bagi manajemen. Oleh karena itu, workshop ini hadir untuk membekali auditor internal dengan fondasi penting dalam IT Audit guna meningkatkan efektivitas audit sekaligus mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Menjawab kebutuhan tersebut, workshop “STRENGTHENING INTERNAL AUDIT WITH IT FUNDAMENTALS” kami rancang secara khusus sebagai program pembelajaran komprehensif selama dua hari.

 

GAMBARAN PROGRAM WORKSHOP

Workshop ini dilaksanakan selama 2 hari, dirancang untuk membekali auditor internal dengan pemahaman dasar mengenai audit berbasis teknologi informasi. Peserta akan mempelajari pengaruh TI terhadap proses audit, perbedaan CAATs dan IT Audit, hingga pengenalan framework tata kelola TI yang banyak digunakan secara global.

Pendekatan pembelajaran memadukan ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, dan latihan praktis sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks penugasan audit internal.

 

NO SASARAN PROGRAM PENJELASAN
1 Memahami pengaruh TI terhadap bukti audit Peserta mampu menjelaskan cara mengumpulkan dan mengevaluasi bukti audit berbasis TI.
2 Mengenali framework tata kelola TI Peserta diperkenalkan pada COBIT dan ITIL sebagai acuan tata kelola TI.
3 Menguasai konsep audit berbasis komputer Peserta memahami penggunaan CAATs dalam berbagai jenis audit.
4 Menguasai pengetahuan dasar tentang database Peserta mengenal konsep pengolahan data untuk mendukung analitik audit.
5 Memahami studi kasus terkait data analitik Peserta belajar dari praktik nyata penerapan data analytics dalam audit.